Klinik Literasi

Undangan Menulis Buku Antologi Batch #1

Undangan menulis buku antologi adalah kesempatan emas bagi dosen, mahasiswa, peneliti, maupun praktisi untuk ikut serta dalam penerbitan buku antologi! Inilah momen yang tepat untuk menyalurkan ide-ide brilian, gagasan segar, dan hasil riset Anda ke dalam sebuah karya yang bermanfaat bagi banyak orang. Melalui buku antologi ini, suara dan pemikiran Anda akan terhimpun bersama para kontributor lain dari berbagai latar belakang keilmuan dan pengalaman, membentuk mozaik pengetahuan yang kaya dan mendalam.
Tidak hanya menambah portofolio akademik atau profesional, terlibat dalam penerbitan buku juga membuka ruang jejaring, kolaborasi, dan pengakuan yang lebih luas di dunia literasi. Jadikan tulisan Anda bagian dari jejak intelektual yang menginspirasi generasi berikutnya.

Mari Bergabung, Berbagi, dan Berkarya Bersama!

Kesempatan ini terbuka untuk Anda yang berani menuliskan ide, mengabadikan riset, atau membagikan pengalaman praktis yang berharga. Jangan lewatkan peluang ini karena setiap tulisan punya daya untuk mengubah cara pandang, membuka wawasan, dan merawat gagasan dan menjaga peradaban.

Topik Utama Buku Antologi Ini

Manhaj Peradaban Manusia dalam Al-Qur’an adalah topik utama yang digagas oleh tim redaksi. Topik ini dipandang menarik karena empat hal; Pertama menggali paradigma qur’ani tentang peradaban. Al-Qur’an bukan hanya kitab ibadah ritual, tetapi juga guidance (huda) untuk membangun tatanan kehidupan manusia, yang di dalamnya terdapat tatanan spiritual, moral, sosial, politik, hingga budaya. Banyak ayat membahas bagaimana umat-umat terdahulu bangkit, begitu pula runtuh. Ini relevan untuk memetakan siklus peradaban umat Islam masa kini. Kedua, refleksi historis untuk membaca ulang kejayaan (umat) Islam klasik. Umat Islam pernah menjadi pionir ilmu pengetahuan, ekonomi, seni, dan toleransi di masa Abbasiyah, Andalusia, Ottoman, dan sebagainya. Al-Qur’an mengandung spirit renaissance (tajdid) yang bisa direinterpretasi untuk konteks modern. Ketiga, urgensi kontekstual, dimana krisis peradaban modern tak terelakkan. Di era modern, umat Islam sering menghadapi fragmentasi identitas, krisis moral, konflik politik, dan imperialisme budaya. Menggali manhaj Qur’ani peradaban menjadi alternatif narasi tandingan (counter-narrative) pada modernitas sekuler. Keempat, peluang literasi transdisipliner. Isu ini memadukan tafsir, sejarah, filsafat peradaban, sosiologi agama, dan politik Islam. Potensi tulisan bisa lintas bidang, dari akademik, populer, hingga spiritual-inspiratif.

Gagasan Pokok Pembahasan yang Menarik

Konsep Peradaban Manusia dalam Al-Qur’an
Di dalam al-Quran terkandung ayat-ayat tentang sejarah yang menegaskan bahwa perubahan nasib suatu kaum bergantung pada perubahan diri mereka sendiri (QS Al-Anfal: 53, QS Ar-Ra’d: 11). Al-Qur’an juga menempatkan manusia sebagai khalifah di muka bumi, dengan mandat untuk melakukan imarah (pembangunan), islah (perbaikan), serta menegakkan posisi sebagai ummah wasathiyyah yang adil dan seimbang dalam segala aspek. Hubungan manusia dengan Tuhan, alam, dan sesamanya menjadi satu ekosistem nilai yang saling terikat.

Sejarah Kejayaan Umat Islam
Tinjauan historis melalui studi peradaban gemilang seperti Andalusia, Baghdad, dan Istanbul. Dari sana kita belajar bagaimana umat Islam pernah unggul karena menjadikan ilmu pengetahuan, toleransi, dan kemajuan sains sebagai pondasi. Namun, sejarah juga mencatat faktor-faktor kemunduran, mulai dari dekadensi moral, konflik internal yang melemahkan solidaritas, hingga masuknya pengaruh kolonialisme yang memecah kedaulatan umat.

Etos Qur’ani Sebagai Katalis Kebangkitan
Etos Qur’ani dapat menjadi katalis kebangkitan umat di era kini. Semangat iqra’ bukan sekadar perintah membaca teks, tetapi simbol revolusi literasi dan riset. Konsep al-hikmah (kebijaksanaan), tafakkur (berpikir mendalam), tadabbur (merenungi makna), dan tazkiyah (penyucian jiwa) adalah unsur yang menyeimbangkan spiritualitas, akal, dan amal. Semuanya menjadi energi bagi terbentuknya masyarakat madani.

Prinsip Keadilan Sosial dan Tatanan Politik
Pembahasan ini menyoroti prinsip keadilan sosial dan tatanan politik yang diilhami al-Qur’an. Spirit keadilan ditegaskan sebagai pilar utama penegakan hukum, tata kelola, dan perlindungan hak-hak masyarakat. Prinsip syura atau musyawarah serta pola kepemimpinan profetik menunjukkan bahwa Islam memiliki basis demokrasi yang kontekstual, relevan untuk dijadikan rujukan menghadapi tantangan demokrasi modern.

Tantangan Globalisasi dan Rekontekstualisasi
Umat Islam dituntut cermat menghadapi hegemoni budaya Barat, arus informasi tanpa batas, hingga revolusi digital yang mengubah pola pikir generasi. Bagaimana manhaj Qur’ani tetap menjadi narasi tandingan yang membawa rahmat bagi semesta (rahmatan lil ‘alamin) menjadi pertanyaan besar yang harus dijawab bersama.

Syarat & Ketentuan
  1. Peserta; a) Terbuka untuk akademisi, dosen muda, mahasiswa, peneliti, praktisi pendidikan, dan pegiat literasi. b) Peserta dapat berasal dari berbagai perguruan tinggi atau lembaga, tanpa batas usia.
  1. Tema Tulisan. a) Tulisan harus relevan dengan tema utama: “Manhaj Peradaban Manusia dalam Al-Qur’an”, mencakup topik nilai-nilai Qur’ani, sejarah kejayaan Islam, etos literasi, keadilan sosial, tantangan modernitas, atau strategi kebangkitan umat. Atau topik lain yang searah dari tema utama. b) Gaya penulisan ilmiah populer: mengutamakan argumentasi yang jelas, mengacu pada sumber rujukan yang kredibel (Al-Qur’an, Hadis, kitab tafsir, buku akademik, jurnal, dan lain sejenisnya). c)Tulisan harus orisinal (bukan plagiasi) dan belum pernah diterbitkan dalam buku lain.
  1. Ketentuan Naskah. a) Panjang naskah: 5000 kata atau 15-20 halaman A4, spasi 1.5, font Times New Roman 12 pt. Format file: .doc atau .docx. b) Disertai bionarasi singkat (200 kata) (mencakup nama lengkap, afiliasi, pengalaman, dan publikasi). c) Naskah dapat dilengkapi catatan kaki (footnote) jika mengutip sumber primer.
  1. Kontribusi Biaya Operasional Penerbitan. a) Setiap penulis berpartisipasi dalam kontribusi biaya operasional penerbitan (layout, desain cover, cetak, dan distribusi). b) Besaran kontribusi Rp.150.000 tiap penulis. c) Penulis berhak menerima bukti terbit berupa e-sertifikat, buku cetak dan digital.

Deadline & Pengiriman

  • Naskah dikirim paling lambat: Selasa, 22 Juli 2025
  • Kirim ke email: submission@sonarpustaka.com / sonarpustaka@gmail.com
  • Informasi & pendaftaran: +62 857-3550-2510 (Redaksi) / +62 812-1501-6635 (admin penerbit)

Kami percaya, setiap penulis yang bergabung adalah penjaga nilai, penutur kata, sekaligus perawat gagasan yang menjaga nyala peradaban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *