Arah Politik Oligarki (?); Refleksi Dinamika Politik Indonesia
Cincin Sulaiman di Tanah Deli: Jaringan Arab-Hadrami di Sumatera Utara 1905–1966
Penulis: Taslim Batubara
Ukuran Buku: 13x20 cm
Jumlah Halaman: xxxviii - 130
ISBN: 978-634-04-5764-3 (Cetak) / 978-634-04-5765-0 (E-book)
Buku berjudul “Cincin Sulaiman di Tanah Deli: Jaringan Arab-Hadrami di Sumatera Utara 1905–1966” hadir sebagai upaya pengisian satu kekosongan penting dalam historiografi Nusantara. Dalam wacana sejarah perdag-angan, migrasi, dan kehidupan sosial-keagamaan di kepulauan ini, komunitas perantau dari Hadramaut telah memainkan peran strategis yang panjang dan kompleks, baik sebagai pedagang, pengelola jaringan kredit, perantara budaya, serta figur-figur agama yang berpengaruh. Meski demikian, jejak-jejak kontribusi mereka kerap tersebar pada arsip-arsip kolonial, kronik lokal, dan literatur keluarga, sehingga gambaran menyeluruh tentang posisi mereka di lanskap ekonomi dan sosial Nusantara masih jarang tersedia dalam bentuk bacaan yang komprehensif.
Falsafah Harian: Seni Memahami Hidup Sehari-hari
Buku dihadapan Anda, Falsafah Harian; Seni Mema-hami Hidup Sehari-hari, adalah semacam cermin.Buku ini tidak menawarkan rumus instan untuk bahagia, tetapi membuka jalan untuk merenungi hidup dengan lebih jernih. Di tengah hiruk pikuk dunia modern, kita sering kehilangan kesempatan untuk berhenti sejenak, bertanya, dan memahami apa makna dari setiap setiap momen kehidupan atau setiap langkah yang kita jalani. Buku ini mengajak kita kembali melihat, merasakan, dan memahami perjalanan hidup kita hingga kini.
Penulis: Ahmad Sahidah
Tebal: 210 halaman
Ukuran: 13x20 cm
Cetakan 1 September 2025
ISBN: 978-634-04-3389-0
Gus Dur; Menembus Batas, Membangun Perdamaian
Gus Dur: Menembus Batas, Membangun Perdamaian adalah biografi yang menggali kehidupan dan perjuangan Abdurrahman Wahid, atau Gus Dur, seorang pemimpin yang berani melawan batas-batas konvensional demi menciptakan perdamaian dan keadilan. Ditulis oleh Indra Kusumawati dan Tariq Zulkarnain, buku ini mengungkap visi besar Gus Dur dalam memperjuangkan pluralisme, toleransi, dan kemanusiaan. Dengan gaya yang memikat, buku ini mengajak pembaca untuk mengenal lebih dalam sosok yang tak hanya menjadi pemimpin, tetapi juga simbol perdamaian yang terus menginspirasi hingga kini.
Penulis: Indra Kusumawati dan Tariq Zulkarnain
Tebal: 215 halaman
Ukuran: 14 x 20 cm
Cetakan 1, April 2025
Kisah Awal Islam di Eropa Barat
Kisah Awal Islam di Eropa Barat mengungkap perjalanan masuknya Islam ke Eropa Barat, serta pengaruhnya dalam aspek sosial, budaya, politik, dan penyebarannya. Buku ini menyajikan wawasan tentang interaksi awal antara dunia Islam dan Eropa, serta dampaknya terhadap perkembangan peradaban di kawasan tersebut.
Penulis: Anindira
Tebal: 254 halaman
Ukuran: 15,5 x 23 cm
Cetakan 1, Maret 2025
Manifestasi Tasawuf: Dari Doktrin, Teori, hingga Pengalaman Hidup
Nama Penulis: Ali Usman
Tebal Buku: 230 halaman
Ukuran: 13x20 cm
ISBN: 978-634-04-3825-3
Keseluruhan isi buku ini berusaha memperlihatkan bagaimana tasawuf, dimensi esoterisme Islam, bergumul dengan realitas kehidupan. Dari ajaran atau doktrin, ia dihayati, diinternalisasi, lalu menjelma menjadi perspektif atau teori, hingga akhirnya mewujud dalam laku dan pengalaman hidup.
Tulisan di dalamnya mencerminkan sebuah jendela yang memperlihatkan betapa kaya dan luasnya tasawuf. Dari mistisisme hingga sejarah, dari praktik keseharian hingga pergulatan pemikiran modern. Di dalamnya, Ali Usman mengajak kita menyelami tasawuf bukan hanya sebagai doktrin abstrak, melainkan sebagai laku, pengalaman, dan jalan hidup yang menyentuh dimensi batin manusia.
Buku ini hadir untuk menggambarkan suasana batin seorang pengamal tasawuf, bagaimana ajaran yang semula abstrak menjadi nyata dan "hidup" dalam keseharian. Kata "manifestasi" di sini dimaksudkan sebagai perwujudan dari teori menuju praktik. Itulah semangat utama yang menyertai buku ini. Oleh sebabitu, buku ini menjadi pantas dibaca bukan hanya oleh mereka yang sudah akrab dengan dunia tasawuf, tetapi juga oleh siapa saja yang mencari kedalaman spiritual dalam keseharian yang kerap terasa serba dangkal.
Manusia sebagai Manifestasi Tuhan: Relasi Tuhan dan Manusia dalam Hakikat Penciptaan Alam Semesta
Penulis: Robith Marzuban
Ukuran: 13x20 cm
Jumlah Halaman: xxx - 260
ISBN: 978-634-04-6557-0 (cetak) / 978-634-04-6558-7 (PDF)
Cetakan Pertama, Januari 2026
Tema tentang Tuhan, manusia, dan relasi keduanya selalu menempati ruang paling mendasar dalam sejarah pemikiran keagamaan. Ia bukan hanya persoalan doktrinal, melainkan juga pergulatan eksistensial yang menyentuh pengalaman batin manusia lintas zaman. Buku ini hadir di tengah pergulatan tersebut dengan menawarkan cara pandang yang reflektif, tenang, dan tidak tergesa-gesa dalam menarik kesimpulan. Alih-alih memaksakan jawaban final, pembahasan di dalamnya justru mengajak pembaca untuk menata ulang cara bertanya tentang Tuhan, manusia, dan makna keberadaan.
Buku ini juga memperlihatkan keluasan horizon intelektual melalui perspektif lintas generasi dan lintas agama. Pemikiran para tokoh klasik Islam didialogkan dengan gagasan pemikir modern, sementara konsep-konsep ketuhanan dalam Islam dibaca berdampingan dengan tradisi Kristen dan Yahudi. Pendekatan komparatif ini tidak dimaksudkan untuk menyeragamkan keyakinan, melainkan untuk memperlihatkan bahwa pencarian makna tentang Tuhan dan manusia merupakan pergulatan universal yang melampaui batas-batas tradisi keagamaan.
Mitos dan Ritus Sendang Seliran: Tafsir Strukturalisme Levi-Strauss terhadap Perilaku Sosial
Nama Penulis: Lailul Ilham
Tebal Buku: 128 halaman
Ukuran Buku: 13x20 cm
ISBN: 978-634-04-5288-4 (Cetak) / 978-634-04-5287-7 (E-book)
Kehidupan sosial manusia tidak semata dibentuk oleh hukum, peraturan, atau sistem administratif yang mengatur perilaku warga dalam bingkai formal. Di balik tatanan yang tampak rasional itu, terdapat lapisan makna yang lebih dalam, yaitu sebuah kesadaran bersama yang tumbuh dan diwariskan dari generasi ke generasi melalui cerita-cerita, simbol, dan ritus kebudayaan. Kesadaran ini sering kali bersumber dari mitos maupun legenda lokal yang aktif di dalam imajinasi masyarakat. Cerita-cerita itu membentuk cara pandang masyarakat terhadap alam, lingkungan, dan sesama.
Buku ini berangkat dari pandangan tersebut. Sebuah usaha menelusuri bagaimana mitos Sendang Seliran bukan sekadar cerita turun-temurun, tetapi juga menjadi pedoman tak tertulis yang mengatur laku sosial dan ritus keseharian. Sendang Seliran adalah sebuah situs bersejarah berupa kolam pemandian yang berada di Kotagede, Yogyakarta. Situs ini terletak tepat di sebelah selatan kompleks Makam Raja‑raja Mataram Kotagede. Dalam cerita mitologis, masyarakat meyakini bahwa sendang ini dibangun oleh Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Islam, dan digunakan sebagai tempat bersuci atau ritual sebelum melakukan kegiatan spiritual. Diyakini, di dalam sendang bersemayam makhluk penjaga berupa “lele putih” sebagai simbol penjaga keseimbangan serta penanda kesucian tempat ini. Kehadiran makhluk ini menegaskan bahwa sendang bukan hanya sumber air secara fisik, tetapi juga pusat energi spiritual yang menjaga tatanan kehidupan masyarakat sekitar.
Rekonstruksi Pendidikan Islam: Pendekatan Interdisipliner dalam Tantangan Kontemporer
Penulis: M. Marjuki Duwila, M.Pd.
Ukuran : 15×23 cm
Jumlah Halaman: xxii-366 halmaan
ISBN: 978-634-04-8918-7
Cetakan Pertama, April 2026
Pendidikan Islam kontemporer sedang menghadapi sebuah krisis yang tidak hanya bersifat kelembagaan dan metodologis, tetapi juga epistemologis dan peradaban. Ini bukan sekadar krisis kurikulum, melainkan krisis cara pandang terhadap ilmu itu sendiri. Pendidikan Islam berada dalam ketegangan antara warisan tradisi keilmuan Islam yang integral dan realitas modern yang fragmentaris. Dalam situasi ini, pendidikan Islam sering kehilangan orientasi dasarnya; apakah pendidikan Islam bertujuan membentuk manusia beriman yang mampu mentransformasikan realitas, atau serius menghasilkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan sistem sosial yang ada.
Tauhid Kemanusiaan; Revolusi Akidah Sunni ala Hasan Hanafi
Buku ini bukan sekadar tafsir ulang atas gagasan tauhid kemanusiaan dari Hasan Hanafi. Lebih dari itu, Aldi berupaya menjadikannya hidup kembali di tengah situasi sosial-keagamaan kita hari ini yang kerap terjebak dalam simbolisme agama tanpa dampak nyata bagi kemanusiaan.
Tidak banyak penulis muda yang berani masuk ke medan filsafat Islam dengan muatan pembaruan yang serius, apalagi menyentuh ulang ilmu tauhid. Ilmu ini salah satu bidang paling “suci” dan mapan dalam khazanah keilmuan Islam. Namun di tangan Aldi Hidayat, penulis buku berjudul “Tauhid Kemanusiaan; Revolusi Akidah Sunni ala Hasan Hanafi” ini, pembaruan itu tidak hanya menjadi mungkin, melainkan terasa segar, jernih, dan penuh urgensi.
Penulis: Aldi Hidayat
Tebal: 286 halaman
Ukuran: 15 x 23 cm
Cetakan 1, Agustus 2025
ISBN Cetak: 978-634-04-2181-1
ISBN Digital: 978-634-04-2180-4




