Paradigma Islamisasi Ilmu Syed Muhammad Naquib al-Attas
Penulis: Baharudin Rauf
Tebal Buku: 290 halaman
Ukuran: 15x23 cm
ISBN: 978-634-05-1845-0
Cetakan Pertama, Juni 2026
Buku ini hadir dari sebuah kegelisahan yang tidak sederhana, kegelisahan intelektual sekaligus kegilasahan spiritual, yang pada hakikatnya merupakan tanda bahwa penulisnya tidak hanya sekadar berpikir, tetapi juga merasakan. Dalam lingkup keilmuan kontemporer yang kian kompleks, kegelisahan semacam ini justru menjadi titik awal yang penting bagi lahirnya refleksi yang sarat makna. Hal tersebut dapat ditelusuri sejak bagian awal, bahwasanya ilmu pengetahuan modern tidak pernah benar-benar netral. Ilmu pengetahuan tumbuh dalam rahim sejarah, budaya, dan pandangan hidup tertentu, yang dalam banyak hal membawa konsekuensi epistemologis bagi umat Islam. Kritik terhadap hegemoni paradigma sekuler Barat yang diangkat dalam buku ini bukanlah sesuatu yang baru, namun tetap relevan, bahkan semakin mendesak untuk terus diperbincangkan di tengah arus globalisasi ilmu yang semakin tak terbendung.
Rekonstruksi Pendidikan Islam: Pendekatan Interdisipliner dalam Tantangan Kontemporer
Penulis: M. Marjuki Duwila, M.Pd.
Ukuran : 15×23 cm
Jumlah Halaman: xxii-366 halmaan
ISBN: 978-634-04-8918-7
Cetakan Pertama, April 2026
Pendidikan Islam kontemporer sedang menghadapi sebuah krisis yang tidak hanya bersifat kelembagaan dan metodologis, tetapi juga epistemologis dan peradaban. Ini bukan sekadar krisis kurikulum, melainkan krisis cara pandang terhadap ilmu itu sendiri. Pendidikan Islam berada dalam ketegangan antara warisan tradisi keilmuan Islam yang integral dan realitas modern yang fragmentaris. Dalam situasi ini, pendidikan Islam sering kehilangan orientasi dasarnya; apakah pendidikan Islam bertujuan membentuk manusia beriman yang mampu mentransformasikan realitas, atau serius menghasilkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan sistem sosial yang ada.
Sial! Meninggalkan Kota Rantau Tak Pernah Mudah
Nama Penulis: Afiqul Adib
Tebal Buku: xii - 188 halaman
Ukuran: 13x20 cm
ISBN: 978-634-05-0720-1
Cetakan Pertama, Mei 2026
Merantau bukan hanya soal berpindah tempat, tapi belajar memahami hidup dari sudut yang berbeda. Kota rantau mengajarkan cara baru melihat hidup dengan segala kejanggalan, kehangatan, dan kenangan yang tak pernah hilang dari ingatan.
Jogja akan membuat kita jatuh cinta sekaligus membuat kita heran; dari keramahan yang nyaris tak masuk akal hingga realitas hidup yang tak seindah cerita wisata. Tentang Malang, kenangan terasa lebih awet daripada tata kotanya. Solo, Wonosobo, hingga Mojokerto punya caranya (budaya dan keseharian-nya) sendiri untuk membuat orang betah.
Buku ini bukan tentang kota-kota itu, melainkan tentang perasaan yang pasti tumbuh di dalamnya; tentang keasingan, kekaguman, jengkel, rindu, ingin pulang, lalu perlahan menjadi perasaan akrab yang tak mudah ditinggalkan.




