Indonesia yang Dipoles
Rp60.000 Harga aslinya adalah: Rp60.000.Rp48.000Harga saat ini adalah: Rp48.000.
Membaca buku ini seolah mengupas wajah Nusantara yang dipoles berlapis-lapis. Penulis berhasil menyingkap topeng-topeng sosial yang sering kita abaikan. Penderitaan petani, komodifikasi agama, hingga candu modernitas membuat anak negeri terlena dalam ilusi. Buku ini menghadirkan potret yang getir, namun tetap indah dalam bahasa. Buku ini tidak hanya penting dibaca, tetapi juga direnungkan. Hadir bukan sekadar kritik sosial, melain-kan sebuah undangan untuk berdialog dengan diri sendiri dan dengan bangsa ini. Di balik setiap kalimat, tersimpan harapan agar kita tidak kehilangan akar budaya dan nilai-nilai yang seharusnya menjadi penuntun dalam menghadapi derasnya arus globalisasi.
Penulis: Moh Siddiq
Tebal Buku: 90 halaman
Ukuran: 13×20 cm
Cetakan Pertama: September 2025
ISBN: 978-634-04-3671-6
Stok 20
Lewat larik-larik puitis yang menggugat, narasi prosa yang meradang, dan kritik sosial yang menggigit, buku ini merangkul pembaca bukan sebagai konsumen kata, melainkan sebagai peziarah pemikiran. Buku ini mengajak kita semua tidak hanya membaca, tetapi merenung, bergumul, dan, jika berani, melawan. Karena sesungguhnya, kritik bukanlah bentuk kebencian. Ia justru anak kandung dari cinta yang tak ingin melihat kekasihnya tersesat dalam pelukan asing.
Indonesia, dalam buku ini, tampil sebagai metafora perempuan yang dirampas haknya. Ia bukan sekadar negara, tetapi tubuh yang diperebutkan, dieksploitasi, dan dikhianati. Perempuan yang dahulu anggun dan kokoh, kini dibungkam di kamar-kamar kapitalisme global, sambil menahan perih tak berkesudahan. Inilah puncak ironi, ketika tanah yang subur tidak lagi memupuk kehidupan, tetapi malah menumbuhkan kerakusan. Namun di balik itu semua, penulis tidak hendak menjadi nabi murka yang hanya melaknat. Ada upaya pemurnian makna, ada semangat membongkar yang disertai kerinduan akan yang asli. Inilah bentuk perjuangan kultural. Perlawanan terhadap kepalsuan, terhadap pendangkalan makna, terhadap modernitas yang kehilangan ruh. Setiap bab bukan hanya gugatan, tetapi seruan untuk kembali sadar, untuk kembali jujur, untuk kembali berani menjadi Indonesia yang sejati.
MAECENAS IACULIS
Vestibulum curae torquent diam diam commodo parturient penatibus nunc dui adipiscing convallis bulum parturient suspendisse parturient a.Parturient in parturient scelerisque nibh lectus quam a natoque adipiscing a vestibulum hendrerit et pharetra fames nunc natoque dui.
ADIPISCING CONVALLIS BULUM
- Vestibulum penatibus nunc dui adipiscing convallis bulum parturient suspendisse.
- Abitur parturient praesent lectus quam a natoque adipiscing a vestibulum hendre.
- Diam parturient dictumst parturient scelerisque nibh lectus.
Scelerisque adipiscing bibendum sem vestibulum et in a a a purus lectus faucibus lobortis tincidunt purus lectus nisl class eros.Condimentum a et ullamcorper dictumst mus et tristique elementum nam inceptos hac parturient scelerisque vestibulum amet elit ut volutpat.






Ulasan
Belum ada ulasan.