Merawat Pendidikan di Era Perubahan: Antara Tantangan dan Dilema Guru dalam Bayang-Bayang Ketidakpastian
Editor: Ferdy Ardiansyah
Nama Penulis: Ibnu Sugeng Riyadi, Sumiyati, Neneng Rohmah Rosidah, Cucu Nurhayati, Yayuk Rusita Dewi, Dina Sri Astuti, Najmi Laila, Ridwansyah, Indah Karyawati, Saripudin, Rachmatulloh Ramdani, Anisa Widya Prihartini, Rahmat Solihin, Rahman Kurnia, Mohamad Yasin, Anisa Amelia
Tebal Buku: xviii - 126 halaman
Ukuran: 13x20 cm
ISBN: sedang proses pengajuan
Cetakan Pertama: Agustus 2026
“Merawat Pendidikan di Era Perubahan: Antara Tantangan dan Dilema Guru dalam Bayang-Bayang Ketidakpastian” mengajak pembaca melihat wajah pendidikan dari sudut pandang para guru yang setiap hari berada di garis depan. Di tengah perubahan teknologi, tuntutan kurikulum, perkembangan media digital, hingga persoalan sosial yang semakin kompleks, guru tidak hanya dituntut mengajar, tetapi juga menghadapi berbagai dilema yang sering kali tidak memiliki jawaban sederhana. Melalui pembahasan yang dekat dengan realitas pendidikan Indonesia, buku ini mengulas berbagai tantangan yang dihadapi guru, mulai dari perubahan peran pendidik, krisis karakter peserta didik, tekanan budaya digital, hingga persoalan otoritas dan profesionalisme guru di era yang penuh tantangan. Setiap pembahasan disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca. Buku ini hadir bukan sekadar untuk mengkritik kondisi pendidikan, melainkan mengajak pembaca menemukan cara merawat pendidikan agar tetap menjadi ruang yang aman, manusiawi, dan relevan bagi generasi masa depan.
Mitos dan Ritus Sendang Seliran: Tafsir Strukturalisme Levi-Strauss terhadap Perilaku Sosial
Nama Penulis: Lailul Ilham
Tebal Buku: 128 halaman
Ukuran Buku: 13x20 cm
ISBN: 978-634-04-5288-4 (Cetak) / 978-634-04-5287-7 (E-book)
Kehidupan sosial manusia tidak semata dibentuk oleh hukum, peraturan, atau sistem administratif yang mengatur perilaku warga dalam bingkai formal. Di balik tatanan yang tampak rasional itu, terdapat lapisan makna yang lebih dalam, yaitu sebuah kesadaran bersama yang tumbuh dan diwariskan dari generasi ke generasi melalui cerita-cerita, simbol, dan ritus kebudayaan. Kesadaran ini sering kali bersumber dari mitos maupun legenda lokal yang aktif di dalam imajinasi masyarakat. Cerita-cerita itu membentuk cara pandang masyarakat terhadap alam, lingkungan, dan sesama.
Buku ini berangkat dari pandangan tersebut. Sebuah usaha menelusuri bagaimana mitos Sendang Seliran bukan sekadar cerita turun-temurun, tetapi juga menjadi pedoman tak tertulis yang mengatur laku sosial dan ritus keseharian. Sendang Seliran adalah sebuah situs bersejarah berupa kolam pemandian yang berada di Kotagede, Yogyakarta. Situs ini terletak tepat di sebelah selatan kompleks Makam Raja‑raja Mataram Kotagede. Dalam cerita mitologis, masyarakat meyakini bahwa sendang ini dibangun oleh Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Islam, dan digunakan sebagai tempat bersuci atau ritual sebelum melakukan kegiatan spiritual. Diyakini, di dalam sendang bersemayam makhluk penjaga berupa “lele putih” sebagai simbol penjaga keseimbangan serta penanda kesucian tempat ini. Kehadiran makhluk ini menegaskan bahwa sendang bukan hanya sumber air secara fisik, tetapi juga pusat energi spiritual yang menjaga tatanan kehidupan masyarakat sekitar.
Motor Tua Bapak
Buku ini mengajak Anda menyelami dunia orang lain, namun pada akhirnya menemukan diri sendiri. Setiap cerita adalah lentera kecil yang menuntun di tengah keraguan, dan setiap emosi yang terpaut adalah pengingat: bahwa kita tidak pernah sendiri dalam pencarian makna. Di balik setiap cerita dalam buku ini, bersemayam potongan hidup yang lahir dari pengalaman nyata, bukan sekadar fiksi yang selesai di halaman terakhir. Di sini, tawa berjumpa tangis, rasa takut berdampingan dengan keberanian, dan kebahagiaan tumbuh di antara luka-luka kecil yang pernah singgah.
Penulis: Yoga Yusuf Permana
Tebal: 96 halaman
Ukuran: 13 x 20 cm
Cetakan 1, Agustus 2025
ISBN Cetak: 978-634-04-2083-8
ISBN Digital: 978-634-04-2082-1
Paradigma Islamisasi Ilmu Syed Muhammad Naquib al-Attas
Penulis: Baharudin Rauf
Tebal Buku: 290 halaman
Ukuran: 15x23 cm
ISBN: 978-634-05-1845-0
Cetakan Pertama, Juni 2026
Buku ini hadir dari sebuah kegelisahan yang tidak sederhana, kegelisahan intelektual sekaligus kegilasahan spiritual, yang pada hakikatnya merupakan tanda bahwa penulisnya tidak hanya sekadar berpikir, tetapi juga merasakan. Dalam lingkup keilmuan kontemporer yang kian kompleks, kegelisahan semacam ini justru menjadi titik awal yang penting bagi lahirnya refleksi yang sarat makna. Hal tersebut dapat ditelusuri sejak bagian awal, bahwasanya ilmu pengetahuan modern tidak pernah benar-benar netral. Ilmu pengetahuan tumbuh dalam rahim sejarah, budaya, dan pandangan hidup tertentu, yang dalam banyak hal membawa konsekuensi epistemologis bagi umat Islam. Kritik terhadap hegemoni paradigma sekuler Barat yang diangkat dalam buku ini bukanlah sesuatu yang baru, namun tetap relevan, bahkan semakin mendesak untuk terus diperbincangkan di tengah arus globalisasi ilmu yang semakin tak terbendung.
Pekerjaan Sosial & Gender: Mazhab Pascakolonial
Nama Penulis: Ro'fah, Ph.D.
Ukuran: 15x23 cm
Jumlah Halaman: xiv - 222
ISBN: 978-634-05-0692-1
Cetakan Pertama, Mei 2026
Buku ini lahir dari kegelisahan yang sudah lama. Bukan kegelisahan yang tiba-tiba datang dari membaca teori, melainkan kegelisahan yang tumbuh perlahan dari pengalaman bertahun-tahun — mengajar, meneliti, mendampingi, dan sesekali hanya duduk mendengarkan. Mendengarkan ibu yang disalahkan atas kegagalan sistem yang tidak pernah benar-benar ada untuk mendukungnya. Mendengarkan perempuan dengan disabilitas yang harus membuktikan bahwa ia layak menjadi ibu di hadapan dunia yang sudah memutuskan sebaliknya. Mendengarkan nenek yang masih merawat cucu-cucunya dengan tubuh yang sudah sangat lelah, sambil menyebut semua itu sebagai keikhlasan.
Perempuan di Belakang Panggung
Penulis: Sumiyati
Ukuran Buku: 13x20 cm
Tebal Buku: xiv+134 halaman
ISBN: 978-634-05-2447-5
Cetakan Pertama: Juni 2026
Cerita-cerita dalam buku ini tidak hanya berangkat dari imajinasi, tetapi juga berakar pada realitas sosial dan jejak sejarah tentang kehidupan masyarakat, relasi kuasa, serta pengalaman perempuan yang kerap berada dalam posisi yang tidak setara. Namun demikian, antologi ini tidak berhenti pada penggambaran ketidakadilan. Cerita-cerita dalam antologi ini menghadirkan negasi, perlawanan yang tidak selalu meledak tetapi bermakna, serta harapan akan perubahan yang mungkin terjadi dari hal-hal yang paling sederhana.
Playlist Sebelum Mati
Penulis: Muhammad Rifan Pranto
Ukuran : 13x20 cm
Jumlah Halaman: viii-56 halmaan
ISBN: 978-634-05-0319-7
Cetakan Pertama, Mei 2026
Nona, kematian adalah kemerdekaan
dalam bentuk lain. bahasa sederhana
menyatakan tidak lagi ditindas dan
tidak lagi diperintah.
Dan akhirnya kita sama-sama
menjadi manusia merdeka.
Kau dengan kehidupanmu
aku dengan kematianku.
Rahasia Rumah Sunyi
Penulis: Hana Cantika
Tebal Buku: 300 halaman
Ukuran: 13x20 cm
ISBN: 978-634-05-3847-2
Cetakan Pertma: Agustus 2026
Novel ini mengisahkan perjalanan Camelia mencari jati diri di tengah luka yang ditinggalkan masa lalu. Sejak kecil ia percaya bahwa dirinya hanyalah anak yang ditinggalkan. Namun, serangkaian jejak yang tersembunyi perlahan membawanya pada rahasia tentang keluarga, pengorbanan, dan cinta yang selama ini tidak pernah ia ketahui. Melalui kisah yang mengangkat tema pencarian identitas diri, kehilangan, dan penyembuhan luka batin, novel ini mengajak pembaca menyelami pergulatan seorang anak yang berusaha memahami asal-usulnya, berdamai dengan masa lalunya, dan menerima kenyataan yang tidak pernah dibayangkan. Dengan pendekatan fiksi imersif, pembaca tidak hanya mengikuti rangkaian peristiwa, tetapi juga diajak merasakan pergulatan emosi, mengurai lapisan demi lapisan rahasia, dan menyaksikan proses pencarian jati diri yang perlahan mulai ditemukan.
Rekonstruksi Pendidikan Islam: Pendekatan Interdisipliner dalam Tantangan Kontemporer
Penulis: M. Marjuki Duwila, M.Pd.
Ukuran : 15×23 cm
Jumlah Halaman: xxii-366 halmaan
ISBN: 978-634-04-8918-7
Cetakan Pertama, April 2026
Pendidikan Islam kontemporer sedang menghadapi sebuah krisis yang tidak hanya bersifat kelembagaan dan metodologis, tetapi juga epistemologis dan peradaban. Ini bukan sekadar krisis kurikulum, melainkan krisis cara pandang terhadap ilmu itu sendiri. Pendidikan Islam berada dalam ketegangan antara warisan tradisi keilmuan Islam yang integral dan realitas modern yang fragmentaris. Dalam situasi ini, pendidikan Islam sering kehilangan orientasi dasarnya; apakah pendidikan Islam bertujuan membentuk manusia beriman yang mampu mentransformasikan realitas, atau serius menghasilkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan sistem sosial yang ada.
Seperti Orang Asing di Depan Cermin
Penulis: Alwan Abdulhadi
Ukuran Buku: 13×20 cm
Tebal Buku: xii +88 halaman
ISBN: 978-634-05-2703-2
Cetakan Pertama: Juni 2026
Bagaimana rasanya hidup dalam rutinitas yang terus berulang, bekerja tanpa henti, dan perlahan merasa asing terhadap diri sendiri?
Cerita-cerita dalam buku ini lahir dari keseharian penulis dan refleksinya atas kehidupan masyarakat urban pinggiran. Melalui tokoh-tokoh yang berhadapan dengan harapan yang tak selalu sejalan dengan kenyataan, pembaca akan menemukan realitas keterasingan, kebuntuan, bahkan irasionalitas yang luput dari kesadaran laku kehidupan sehari-hari.
Meski mengangkat tema absurditas, cerpen-cerpen dalam buku akan memperlihatkan bagaimana manusia menghadapi kenyataan yang sulit dipahami, namun tetap berusaha bertahan untuk melanjutkan kehidupannya.
Sial! Meninggalkan Kota Rantau Tak Pernah Mudah
Nama Penulis: Afiqul Adib
Tebal Buku: xii - 188 halaman
Ukuran: 13x20 cm
ISBN: 978-634-05-0720-1
Cetakan Pertama, Mei 2026
Merantau bukan hanya soal berpindah tempat, tapi belajar memahami hidup dari sudut yang berbeda. Kota rantau mengajarkan cara baru melihat hidup dengan segala kejanggalan, kehangatan, dan kenangan yang tak pernah hilang dari ingatan.
Jogja akan membuat kita jatuh cinta sekaligus membuat kita heran; dari keramahan yang nyaris tak masuk akal hingga realitas hidup yang tak seindah cerita wisata. Tentang Malang, kenangan terasa lebih awet daripada tata kotanya. Solo, Wonosobo, hingga Mojokerto punya caranya (budaya dan keseharian-nya) sendiri untuk membuat orang betah.
Buku ini bukan tentang kota-kota itu, melainkan tentang perasaan yang pasti tumbuh di dalamnya; tentang keasingan, kekaguman, jengkel, rindu, ingin pulang, lalu perlahan menjadi perasaan akrab yang tak mudah ditinggalkan.
Sosiologi Kearifan; Teori dan Praktik Pemberdayaan Masyarakat
Buku ini mengajak pembaca untuk memahami lebih dalam konsep kearifan yang berkembang di tengah masyarakat, bagaimana ia diwariskan dari generasi ke generasi, serta bagaimana ia beradaptasi terhadap perubahan zaman. Dalam buku ini, penulis menyajikan berbagai perspektif dari berbagai teori sosiologi klasik hingga kontemporer, serta menampilkan potret sosial yang relevan guna memberikan gambaran nyata tentang peran kearifan dalam membentuk tatanan sosial yang harmonis.
Penulis: Mahatva Yoga Adi Pradana
Tebal: 220 halaman
Ukuran: 13x20 cm
Cetakan: 1 Agustus 2025
ISBN: 978-634-04-2537-6




