Janji di Bawah Atap Bumi
Janji di Bawah Atap Bumi Harga aslinya adalah: Rp72.000.Harga saat ini adalah: Rp58.000.
Back to products

Rekonstruksi Pendidikan Islam: Pendekatan Interdisipliner dalam Tantangan Kontemporer

Harga aslinya adalah: Rp120.000.Harga saat ini adalah: Rp96.000.

Penulis: M. Marjuki Duwila, M.Pd.
Ukuran : 15×23 cm
Jumlah Halaman: xxii-366 halmaan
ISBN: Sedang dalam proses
Cetakan Pertama, Maret 2026

Pendidikan Islam kontemporer sedang menghadapi sebuah krisis yang tidak hanya bersifat kelembagaan dan metodologis, tetapi juga epistemologis dan peradaban. Ini bukan sekadar krisis kurikulum, melainkan krisis cara pandang terhadap ilmu itu sendiri. Pendidikan Islam berada dalam ketegangan antara warisan tradisi keilmuan Islam yang integral dan realitas modern yang fragmentaris. Dalam situasi ini, pendidikan Islam sering kehilangan orientasi dasarnya; apakah pendidikan Islam bertujuan membentuk manusia beriman yang mampu mentransformasikan realitas, atau serius menghasilkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan sistem sosial yang ada.

Tersedia di backorder

Kategori: , ,
Deskripsi

Dalam konteks Indonesia, Pendidikan Islam memiliki posisi strategis, baik melalui madrasah, pesantren, maupun perguruan tinggi keagamaan Islam. Namun, fragmentasi keilmuan, dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum, serta tantangan disrupsi digital menjadi persoalan yang memerlukan pendekatan baru yang integratif dan interdisipliner. Oleh karena itu, tulisan ini berupaya menawarkan kerangka rekonstruksi yang menempatkan nilai-nilai tauhid sebagai landasan epistemologis, sekaligus membuka ruang kolaborasi antara ilmu-ilmu keislaman, sosial, filsafat, dan sains modern dalam satu rumpun keilmuan yang holistik. Pendekatan interdisipliner dalam pendidikan Islam diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan yang
unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual, kematangan moral, dan sensitivitas sosial.

Rekonstruksi yang dimaksud dalam buku ini tidak berhenti pada tataran konseptual, tetapi juga diarahkan pada upaya membangun kesadaran baru tentang hakikat ilmu dalam perspektif Islam. Ilmu tidak dipahami sebagai entitas yang terpisah-pisah, melainkan sebagai satu kesatuan yang saling terhubung dan berakar pada prinsip tauhid. Dalam kerangka ini, wahyu, akal, dan realitas sosial ditempatkan sebagai sumber pengetahuan yang saling melengkapi. Wahyu memberikan orientasi nilai dan makna, akal menyediakan perangkat rasional untuk memahami dan mengembangkan pengetahuan, sementara realitas sosial menjadi ruang aktualisasi ilmu dalam kehidupan nyata. Pendidikan Islam, dengan demikian, tidak hanya berfungsi sebagai proses transmisi pengetahuan, tetapi juga sebagai proses transformasi kesadaran yang memungkinkan peserta didik memahami dirinya, masyarakatnya, dan tanggung jawabnya sebagai
khalifah di muka bumi.

Buku ini merupakan tindaklanjut perhatian penulis terhadap pendidikan Islam yang masih sering terjebak dalam pendekatan yang parsial dan reduksionis. Tidak jarang pendidikan Islam hanya menekankan aspek kognitif dan ritual, tetapi kurang memberi ruang bagi pengembangan nalar kritis, kreativitas, dan kepekaan sosial. Padahal, tantangan zaman menuntut lahirnya generasi Muslim yang mampu berpikir lintas disiplin, membaca perubahan secara kritis, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat.

Ulasan (0)

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Rekonstruksi Pendidikan Islam: Pendekatan Interdisipliner dalam Tantangan Kontemporer”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shipping & Delivery

MAECENAS IACULIS

Vestibulum curae torquent diam diam commodo parturient penatibus nunc dui adipiscing convallis bulum parturient suspendisse parturient a.Parturient in parturient scelerisque nibh lectus quam a natoque adipiscing a vestibulum hendrerit et pharetra fames nunc natoque dui.

ADIPISCING CONVALLIS BULUM

  • Vestibulum penatibus nunc dui adipiscing convallis bulum parturient suspendisse.
  • Abitur parturient praesent lectus quam a natoque adipiscing a vestibulum hendre.
  • Diam parturient dictumst parturient scelerisque nibh lectus.

Scelerisque adipiscing bibendum sem vestibulum et in a a a purus lectus faucibus lobortis tincidunt purus lectus nisl class eros.Condimentum a et ullamcorper dictumst mus et tristique elementum nam inceptos hac parturient scelerisque vestibulum amet elit ut volutpat.