Manifestasi Tasawuf: Dari Doktrin, Teori, hingga Pengalaman Hidup
Nama Penulis: Ali Usman
Tebal Buku: 230 halaman
Ukuran: 13x20 cm
ISBN: 978-634-04-3825-3
Keseluruhan isi buku ini berusaha memperlihatkan bagaimana tasawuf, dimensi esoterisme Islam, bergumul dengan realitas kehidupan. Dari ajaran atau doktrin, ia dihayati, diinternalisasi, lalu menjelma menjadi perspektif atau teori, hingga akhirnya mewujud dalam laku dan pengalaman hidup.
Tulisan di dalamnya mencerminkan sebuah jendela yang memperlihatkan betapa kaya dan luasnya tasawuf. Dari mistisisme hingga sejarah, dari praktik keseharian hingga pergulatan pemikiran modern. Di dalamnya, Ali Usman mengajak kita menyelami tasawuf bukan hanya sebagai doktrin abstrak, melainkan sebagai laku, pengalaman, dan jalan hidup yang menyentuh dimensi batin manusia.
Buku ini hadir untuk menggambarkan suasana batin seorang pengamal tasawuf, bagaimana ajaran yang semula abstrak menjadi nyata dan "hidup" dalam keseharian. Kata "manifestasi" di sini dimaksudkan sebagai perwujudan dari teori menuju praktik. Itulah semangat utama yang menyertai buku ini. Oleh sebabitu, buku ini menjadi pantas dibaca bukan hanya oleh mereka yang sudah akrab dengan dunia tasawuf, tetapi juga oleh siapa saja yang mencari kedalaman spiritual dalam keseharian yang kerap terasa serba dangkal.
Manusia sebagai Manifestasi Tuhan: Relasi Tuhan dan Manusia dalam Hakikat Penciptaan Alam Semesta
Penulis: Robith Marzuban
Ukuran: 13x20 cm
Jumlah Halaman: xxx - 260
ISBN: 978-634-04-6557-0 (cetak) / 978-634-04-6558-7 (PDF)
Cetakan Pertama, Januari 2026
Tema tentang Tuhan, manusia, dan relasi keduanya selalu menempati ruang paling mendasar dalam sejarah pemikiran keagamaan. Ia bukan hanya persoalan doktrinal, melainkan juga pergulatan eksistensial yang menyentuh pengalaman batin manusia lintas zaman. Buku ini hadir di tengah pergulatan tersebut dengan menawarkan cara pandang yang reflektif, tenang, dan tidak tergesa-gesa dalam menarik kesimpulan. Alih-alih memaksakan jawaban final, pembahasan di dalamnya justru mengajak pembaca untuk menata ulang cara bertanya tentang Tuhan, manusia, dan makna keberadaan.
Buku ini juga memperlihatkan keluasan horizon intelektual melalui perspektif lintas generasi dan lintas agama. Pemikiran para tokoh klasik Islam didialogkan dengan gagasan pemikir modern, sementara konsep-konsep ketuhanan dalam Islam dibaca berdampingan dengan tradisi Kristen dan Yahudi. Pendekatan komparatif ini tidak dimaksudkan untuk menyeragamkan keyakinan, melainkan untuk memperlihatkan bahwa pencarian makna tentang Tuhan dan manusia merupakan pergulatan universal yang melampaui batas-batas tradisi keagamaan.
Maya di Balik Layar Ponselnya
Penulis: Reffi Dhinar
Ukuran : 13x20 cm
Jumlah Halaman: vi-198 halmaan
ISBN: 978-634-04-7340-7
Cetakan Pertama, Januari 2026
Tidak semua orang puas menjadi dirinya sendiri. Sebagian justru terobsesi pada kehidupan orang lain yang tampak lebih nyaman, lebih senang, dan lebih bahagia. Maya adalah salah satunya. Ketidakpuasan pada diri dan keberadaannya membuat ia memandang hidup Kamila sebagai gambaran kesempurnaan yang ingin dimiliki. Dari sekian banyak pilihan yang mungkin diambil seseorang dalam situasi seperti itu, Maya memilih jalan yang keliru. Ia memutuskan menjadi orang lain. Ia mengganti nama, memoles citra diri, merias tubuh dan kehidupannya agar terlihat gemerlap dan sempurna, menciptakan ilusi tentang kebahagiaan yang selama ini ia dambakan. Untuk sesaat, kepalsuan itu terasa indah, bahkan meyakinkan. Namun perlahan topeng itu retak, dan Maya menyadari bahwa kepalsuan tak pernah benar-benar aman untuk disimpan. Topeng itu rapuh, menipu, dan sewaktu-waktu dapat berubah menjadi senjata yang menghunus tanpa peringatan, melukai orang lain, sekaligus dirinya sendiri.
Meditasi Telepon Genggam; Sehimpun Puisi
"Meditas Telepon Genggam; Sehimpun Puisi" adalah suara yang mengajak kita untuk berhenti sejenak, menyimak detak jantung sendiri, dan mengingat kembali bahwa manusia bukan hanya perangkat yang terhubung, melainkan jiwa yang merindukan makna. Buku ini adalah ruang perenungan bagi siapa saja yang merasa jenuh dalam keramaian digital dan ingin pulang, walau hanya sebentar, ke kedalaman batin yang sejati.
Penulis: Angga Wijaya
Tebal: 62 halaman
Ukuran: 13 x 19 cm
Cetakan 1, Juni 2025
ISBN: 978-634-04-0625-2
Menyulam Riuh dalam Sunyi
Penulis: Shafa Haura Putri
Tebal Buku: xxvi - 156
Ukuran: 13x20 cm
ISBN: 978-634-05-2950-0
Cetakan Pertma: Juli 2026
Di dalam kepala setiap anak, ada sebuah ruang sunyi yang terkunci rapat. Di sanalah riuh bermukim, menjelma menjadi ekspektasi yang keliru, kasih sayang yang berjalan timpang, serta rindu pada dekap keluarga yang perlahan memudar menjadi asing. Dalam kumpulan cerpen ini, setiap tokoh melangkah menyusuri labirin emosi mereka sendiri. Mereka adalah para perajut sepi, yang dengan jemari gemetar mencoba menyulam kembali retakan-retakan di dinding rumah mereka. Menyulam Riuh dalam Sunyi akan menemanimu melihat bahwa di balik setiap keheningan selalu ada jeritan untuk didengar. Mari masuk ke dalam sunyi dan dengarkan riuhnya!
Merawat Pendidikan di Era Perubahan: Antara Tantangan dan Dilema Guru dalam Bayang-Bayang Ketidakpastian
Editor: Ferdy Ardiansyah
Nama Penulis: Ibnu Sugeng Riyadi, Sumiyati, Neneng Rohmah Rosidah, Cucu Nurhayati, Yayuk Rusita Dewi, Dina Sri Astuti, Najmi Laila, Ridwansyah, Indah Karyawati, Saripudin, Rachmatulloh Ramdani, Anisa Widya Prihartini, Rahmat Solihin, Rahman Kurnia, Mohamad Yasin, Anisa Amelia
Tebal Buku: xviii - 126 halaman
Ukuran: 13x20 cm
ISBN: sedang proses pengajuan
Cetakan Pertama: Agustus 2026
“Merawat Pendidikan di Era Perubahan: Antara Tantangan dan Dilema Guru dalam Bayang-Bayang Ketidakpastian” mengajak pembaca melihat wajah pendidikan dari sudut pandang para guru yang setiap hari berada di garis depan. Di tengah perubahan teknologi, tuntutan kurikulum, perkembangan media digital, hingga persoalan sosial yang semakin kompleks, guru tidak hanya dituntut mengajar, tetapi juga menghadapi berbagai dilema yang sering kali tidak memiliki jawaban sederhana. Melalui pembahasan yang dekat dengan realitas pendidikan Indonesia, buku ini mengulas berbagai tantangan yang dihadapi guru, mulai dari perubahan peran pendidik, krisis karakter peserta didik, tekanan budaya digital, hingga persoalan otoritas dan profesionalisme guru di era yang penuh tantangan. Setiap pembahasan disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca. Buku ini hadir bukan sekadar untuk mengkritik kondisi pendidikan, melainkan mengajak pembaca menemukan cara merawat pendidikan agar tetap menjadi ruang yang aman, manusiawi, dan relevan bagi generasi masa depan.
Mitos dan Ritus Sendang Seliran: Tafsir Strukturalisme Levi-Strauss terhadap Perilaku Sosial
Nama Penulis: Lailul Ilham
Tebal Buku: 128 halaman
Ukuran Buku: 13x20 cm
ISBN: 978-634-04-5288-4 (Cetak) / 978-634-04-5287-7 (E-book)
Kehidupan sosial manusia tidak semata dibentuk oleh hukum, peraturan, atau sistem administratif yang mengatur perilaku warga dalam bingkai formal. Di balik tatanan yang tampak rasional itu, terdapat lapisan makna yang lebih dalam, yaitu sebuah kesadaran bersama yang tumbuh dan diwariskan dari generasi ke generasi melalui cerita-cerita, simbol, dan ritus kebudayaan. Kesadaran ini sering kali bersumber dari mitos maupun legenda lokal yang aktif di dalam imajinasi masyarakat. Cerita-cerita itu membentuk cara pandang masyarakat terhadap alam, lingkungan, dan sesama.
Buku ini berangkat dari pandangan tersebut. Sebuah usaha menelusuri bagaimana mitos Sendang Seliran bukan sekadar cerita turun-temurun, tetapi juga menjadi pedoman tak tertulis yang mengatur laku sosial dan ritus keseharian. Sendang Seliran adalah sebuah situs bersejarah berupa kolam pemandian yang berada di Kotagede, Yogyakarta. Situs ini terletak tepat di sebelah selatan kompleks Makam Raja‑raja Mataram Kotagede. Dalam cerita mitologis, masyarakat meyakini bahwa sendang ini dibangun oleh Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Islam, dan digunakan sebagai tempat bersuci atau ritual sebelum melakukan kegiatan spiritual. Diyakini, di dalam sendang bersemayam makhluk penjaga berupa “lele putih” sebagai simbol penjaga keseimbangan serta penanda kesucian tempat ini. Kehadiran makhluk ini menegaskan bahwa sendang bukan hanya sumber air secara fisik, tetapi juga pusat energi spiritual yang menjaga tatanan kehidupan masyarakat sekitar.
Motor Tua Bapak
Buku ini mengajak Anda menyelami dunia orang lain, namun pada akhirnya menemukan diri sendiri. Setiap cerita adalah lentera kecil yang menuntun di tengah keraguan, dan setiap emosi yang terpaut adalah pengingat: bahwa kita tidak pernah sendiri dalam pencarian makna. Di balik setiap cerita dalam buku ini, bersemayam potongan hidup yang lahir dari pengalaman nyata, bukan sekadar fiksi yang selesai di halaman terakhir. Di sini, tawa berjumpa tangis, rasa takut berdampingan dengan keberanian, dan kebahagiaan tumbuh di antara luka-luka kecil yang pernah singgah.
Penulis: Yoga Yusuf Permana
Tebal: 96 halaman
Ukuran: 13 x 20 cm
Cetakan 1, Agustus 2025
ISBN Cetak: 978-634-04-2083-8
ISBN Digital: 978-634-04-2082-1
Paradigma Islamisasi Ilmu Syed Muhammad Naquib al-Attas
Penulis: Baharudin Rauf
Tebal Buku: 290 halaman
Ukuran: 15x23 cm
ISBN: 978-634-05-1845-0
Cetakan Pertama, Juni 2026
Buku ini hadir dari sebuah kegelisahan yang tidak sederhana, kegelisahan intelektual sekaligus kegilasahan spiritual, yang pada hakikatnya merupakan tanda bahwa penulisnya tidak hanya sekadar berpikir, tetapi juga merasakan. Dalam lingkup keilmuan kontemporer yang kian kompleks, kegelisahan semacam ini justru menjadi titik awal yang penting bagi lahirnya refleksi yang sarat makna. Hal tersebut dapat ditelusuri sejak bagian awal, bahwasanya ilmu pengetahuan modern tidak pernah benar-benar netral. Ilmu pengetahuan tumbuh dalam rahim sejarah, budaya, dan pandangan hidup tertentu, yang dalam banyak hal membawa konsekuensi epistemologis bagi umat Islam. Kritik terhadap hegemoni paradigma sekuler Barat yang diangkat dalam buku ini bukanlah sesuatu yang baru, namun tetap relevan, bahkan semakin mendesak untuk terus diperbincangkan di tengah arus globalisasi ilmu yang semakin tak terbendung.
Pekerjaan Sosial & Gender: Mazhab Pascakolonial
Nama Penulis: Ro'fah, Ph.D.
Ukuran: 15x23 cm
Jumlah Halaman: xiv - 222
ISBN: 978-634-05-0692-1
Cetakan Pertama, Mei 2026
Buku ini lahir dari kegelisahan yang sudah lama. Bukan kegelisahan yang tiba-tiba datang dari membaca teori, melainkan kegelisahan yang tumbuh perlahan dari pengalaman bertahun-tahun — mengajar, meneliti, mendampingi, dan sesekali hanya duduk mendengarkan. Mendengarkan ibu yang disalahkan atas kegagalan sistem yang tidak pernah benar-benar ada untuk mendukungnya. Mendengarkan perempuan dengan disabilitas yang harus membuktikan bahwa ia layak menjadi ibu di hadapan dunia yang sudah memutuskan sebaliknya. Mendengarkan nenek yang masih merawat cucu-cucunya dengan tubuh yang sudah sangat lelah, sambil menyebut semua itu sebagai keikhlasan.
Perempuan di Belakang Panggung
Penulis: Sumiyati
Ukuran Buku: 13x20 cm
Tebal Buku: xiv+134 halaman
ISBN: 978-634-05-2447-5
Cetakan Pertama: Juni 2026
Cerita-cerita dalam buku ini tidak hanya berangkat dari imajinasi, tetapi juga berakar pada realitas sosial dan jejak sejarah tentang kehidupan masyarakat, relasi kuasa, serta pengalaman perempuan yang kerap berada dalam posisi yang tidak setara. Namun demikian, antologi ini tidak berhenti pada penggambaran ketidakadilan. Cerita-cerita dalam antologi ini menghadirkan negasi, perlawanan yang tidak selalu meledak tetapi bermakna, serta harapan akan perubahan yang mungkin terjadi dari hal-hal yang paling sederhana.
Playlist Sebelum Mati
Penulis: Muhammad Rifan Pranto
Ukuran : 13x20 cm
Jumlah Halaman: viii-56 halmaan
ISBN: 978-634-05-0319-7
Cetakan Pertama, Mei 2026
Nona, kematian adalah kemerdekaan
dalam bentuk lain. bahasa sederhana
menyatakan tidak lagi ditindas dan
tidak lagi diperintah.
Dan akhirnya kita sama-sama
menjadi manusia merdeka.
Kau dengan kehidupanmu
aku dengan kematianku.




