Cincin Sulaiman di Tanah Deli: Jaringan Arab-Hadrami di Sumatera Utara 1905–1966
Penulis: Taslim Batubara
Ukuran Buku: 13x20 cm
Jumlah Halaman: xxxviii - 130
ISBN: 978-634-04-5764-3 (Cetak) / 978-634-04-5765-0 (E-book)
Buku berjudul “Cincin Sulaiman di Tanah Deli: Jaringan Arab-Hadrami di Sumatera Utara 1905–1966” hadir sebagai upaya pengisian satu kekosongan penting dalam historiografi Nusantara. Dalam wacana sejarah perdag-angan, migrasi, dan kehidupan sosial-keagamaan di kepulauan ini, komunitas perantau dari Hadramaut telah memainkan peran strategis yang panjang dan kompleks, baik sebagai pedagang, pengelola jaringan kredit, perantara budaya, serta figur-figur agama yang berpengaruh. Meski demikian, jejak-jejak kontribusi mereka kerap tersebar pada arsip-arsip kolonial, kronik lokal, dan literatur keluarga, sehingga gambaran menyeluruh tentang posisi mereka di lanskap ekonomi dan sosial Nusantara masih jarang tersedia dalam bentuk bacaan yang komprehensif.
Gelombang Pendidikan Modern
Nama Penulis: Azizah, dkk.
Tebal Buku: 128 halaman
Ukuran Buku: 13x20 cm
ISBN: 978-634-04-7401-5
Cetakan Pertama, Januari 2026
Buku ini mengulas profesionalisme guru di tengah krisis keteladanan, maraknya bullying, serta tantangan membentuk generasi berakhlak di era digital. Tidak hanya itu, buku ini juga menyoroti fenomena melemahnya otoritas guru dan meningkatnya kasus kekerasan serta kriminalisasi terhadap pendidik. Pendidikan modern bergerak dalam gelombang perubahan yang cepat dan tak selalu ramah. Digitalisasi, pembaruan kurikulum, dan keterbukaan informasi membawa harapan besar, tetapi juga memunculkan persoalan-persoalan baru yang kian nyata di ruang-ruang sekolah. Dilema serius dalam dunia pendidikan hari ini patut mendapatkan perhatian penuh dari guru, orang tua, dan siapa pun yang peduli pada masa depan pendidikan.
Indonesia yang Dipoles
Membaca buku ini seolah mengupas wajah Nusantara yang dipoles berlapis-lapis. Penulis berhasil menyingkap topeng-topeng sosial yang sering kita abaikan. Penderitaan petani, komodifikasi agama, hingga candu modernitas membuat anak negeri terlena dalam ilusi. Buku ini menghadirkan potret yang getir, namun tetap indah dalam bahasa. Buku ini tidak hanya penting dibaca, tetapi juga direnungkan. Hadir bukan sekadar kritik sosial, melain-kan sebuah undangan untuk berdialog dengan diri sendiri dan dengan bangsa ini. Di balik setiap kalimat, tersimpan harapan agar kita tidak kehilangan akar budaya dan nilai-nilai yang seharusnya menjadi penuntun dalam menghadapi derasnya arus globalisasi.
Penulis: Moh Siddiq
Tebal Buku: 90 halaman
Ukuran: 13x20 cm
Cetakan Pertama: September 2025
ISBN: 978-634-04-3671-6
Janji di Bawah Atap Bumi
Penulis: Ratna Istri
Ukuran : 13x20 cm
Jumlah Halaman: vi-200 halmaan
ISBN: 978-634-04-8766-4
Cetakan Pertama, Februari 2026
Ada anak-anak yang tumbuh tanpa tahu siapa yang melahirkan mereka. Ada pula yang terpaksa kehilangan keluarga sebelum sempat memahami seluruhnya. Namun kehilangan tidak selalu berarti akhir, kadang awal dari keberanian untuk bermimpi. Novel ini menghadirkan kisah tentang harapan yang ditanam di tanah yang retak, tentang janji kecil yang diucapkan melalui jari kelingking, dan tentang keyakinan bahwa masa depan tidak ditentukan oleh dari mana kita berasal, melainkan oleh seberapa teguh kita menjaga mimpi agar terus hidup bahkan ketika dunia terasa tak berpihak.
Ki Menyan dan Hamirung
Penulis: Amelia Julianti Latif
Ukuran : 13×20 cm
Jumlah Halaman: vi-222 halmaan
ISBN: 978-634-05-0126-1
Cetakan Pertama, Mei 2026
Ki Menyan dan Hamirung menghadirkan kisah yang merajut kearifan lokal Sunda dengan sentuhan fiksi yang memikat. Dari Desa Karyamukti, pembaca diajak menyelami kehidupan yang dekat dengan tradisi, kesenian karinding, maenpo, hingga upacara seka banda yang hidup berdampingan dengan jejak sejarah dan misteri purba.
Novel ini berbicara tentang asal usul, ingatan, dan keterhubungan waktu. Tentang bagaimana sesuatu yang dianggap mitos bisa jadi menyimpan kebenaran yang terlupakan. Di dalamnya, kearifan lokal tidak hanya hadir sebagai latar, tetapi sebagai ruh yang membentuk cara pandang, dan makna kehidupan.
Lilin di Tengah Angin
Nama Penulis: Putri Chintya
Ukuran Buku: 13x20 cm
Tebal Buku: 158 halaman
ISBN: 978-634-05-3358-3
Cetakan Pertama: Juli 2026
Lilin di Tengah Angin menghadirkan kisah-kisah remaja yang tumbuh di tengah kenyataan hidup yang tidak selalu sesuai bayangan. Di balik setiap tawa, impian, dan harapan mereka, ada keluarga yang tidak selalu baik-baik saja, keterbatasan ekonomi yang kerap menghalangi impian, serta perjuangan perjuangan agar sekolah tidak berhenti hanya karena keadaan. Seperti lilin yang harus terus menyala di tengah angin, antologi ini mengajak pembaca menyelami kisah-kisah yang sederhana, namun menyimpan keteguhan, harapan, dan keberanian untuk tidak menyerah pada keadaan.
Antologi ini menghadirkan tujuh kisah tentang remaja yang berusaha bertahan di tengah kenyataan hidup yang tidak selalu ramah. Mereka datang dari latar yang berbeda, tetapi memiliki satu kesamaan, keinginan untuk tetap melangkah meski dunia berkali-kaki menguji mereka. Di balik setiap kehilangan, setiap pilihan yang sulit, dan setiap air mata yang tak sempat jatuh, selalu ada harapan yang perlahan menemukan jalannya.
Manifestasi Tasawuf: Dari Doktrin, Teori, hingga Pengalaman Hidup
Nama Penulis: Ali Usman
Tebal Buku: 230 halaman
Ukuran: 13x20 cm
ISBN: 978-634-04-3825-3
Keseluruhan isi buku ini berusaha memperlihatkan bagaimana tasawuf, dimensi esoterisme Islam, bergumul dengan realitas kehidupan. Dari ajaran atau doktrin, ia dihayati, diinternalisasi, lalu menjelma menjadi perspektif atau teori, hingga akhirnya mewujud dalam laku dan pengalaman hidup.
Tulisan di dalamnya mencerminkan sebuah jendela yang memperlihatkan betapa kaya dan luasnya tasawuf. Dari mistisisme hingga sejarah, dari praktik keseharian hingga pergulatan pemikiran modern. Di dalamnya, Ali Usman mengajak kita menyelami tasawuf bukan hanya sebagai doktrin abstrak, melainkan sebagai laku, pengalaman, dan jalan hidup yang menyentuh dimensi batin manusia.
Buku ini hadir untuk menggambarkan suasana batin seorang pengamal tasawuf, bagaimana ajaran yang semula abstrak menjadi nyata dan "hidup" dalam keseharian. Kata "manifestasi" di sini dimaksudkan sebagai perwujudan dari teori menuju praktik. Itulah semangat utama yang menyertai buku ini. Oleh sebabitu, buku ini menjadi pantas dibaca bukan hanya oleh mereka yang sudah akrab dengan dunia tasawuf, tetapi juga oleh siapa saja yang mencari kedalaman spiritual dalam keseharian yang kerap terasa serba dangkal.
Manusia sebagai Manifestasi Tuhan: Relasi Tuhan dan Manusia dalam Hakikat Penciptaan Alam Semesta
Penulis: Robith Marzuban
Ukuran: 13x20 cm
Jumlah Halaman: xxx - 260
ISBN: 978-634-04-6557-0 (cetak) / 978-634-04-6558-7 (PDF)
Cetakan Pertama, Januari 2026
Tema tentang Tuhan, manusia, dan relasi keduanya selalu menempati ruang paling mendasar dalam sejarah pemikiran keagamaan. Ia bukan hanya persoalan doktrinal, melainkan juga pergulatan eksistensial yang menyentuh pengalaman batin manusia lintas zaman. Buku ini hadir di tengah pergulatan tersebut dengan menawarkan cara pandang yang reflektif, tenang, dan tidak tergesa-gesa dalam menarik kesimpulan. Alih-alih memaksakan jawaban final, pembahasan di dalamnya justru mengajak pembaca untuk menata ulang cara bertanya tentang Tuhan, manusia, dan makna keberadaan.
Buku ini juga memperlihatkan keluasan horizon intelektual melalui perspektif lintas generasi dan lintas agama. Pemikiran para tokoh klasik Islam didialogkan dengan gagasan pemikir modern, sementara konsep-konsep ketuhanan dalam Islam dibaca berdampingan dengan tradisi Kristen dan Yahudi. Pendekatan komparatif ini tidak dimaksudkan untuk menyeragamkan keyakinan, melainkan untuk memperlihatkan bahwa pencarian makna tentang Tuhan dan manusia merupakan pergulatan universal yang melampaui batas-batas tradisi keagamaan.
Maya di Balik Layar Ponselnya
Penulis: Reffi Dhinar
Ukuran : 13x20 cm
Jumlah Halaman: vi-198 halmaan
ISBN: 978-634-04-7340-7
Cetakan Pertama, Januari 2026
Tidak semua orang puas menjadi dirinya sendiri. Sebagian justru terobsesi pada kehidupan orang lain yang tampak lebih nyaman, lebih senang, dan lebih bahagia. Maya adalah salah satunya. Ketidakpuasan pada diri dan keberadaannya membuat ia memandang hidup Kamila sebagai gambaran kesempurnaan yang ingin dimiliki. Dari sekian banyak pilihan yang mungkin diambil seseorang dalam situasi seperti itu, Maya memilih jalan yang keliru. Ia memutuskan menjadi orang lain. Ia mengganti nama, memoles citra diri, merias tubuh dan kehidupannya agar terlihat gemerlap dan sempurna, menciptakan ilusi tentang kebahagiaan yang selama ini ia dambakan. Untuk sesaat, kepalsuan itu terasa indah, bahkan meyakinkan. Namun perlahan topeng itu retak, dan Maya menyadari bahwa kepalsuan tak pernah benar-benar aman untuk disimpan. Topeng itu rapuh, menipu, dan sewaktu-waktu dapat berubah menjadi senjata yang menghunus tanpa peringatan, melukai orang lain, sekaligus dirinya sendiri.
Menyulam Riuh dalam Sunyi
Penulis: Shafa Haura Putri
Tebal Buku: xxvi - 156
Ukuran: 13x20 cm
ISBN: 978-634-05-2950-0
Cetakan Pertma: Juli 2026
Di dalam kepala setiap anak, ada sebuah ruang sunyi yang terkunci rapat. Di sanalah riuh bermukim, menjelma menjadi ekspektasi yang keliru, kasih sayang yang berjalan timpang, serta rindu pada dekap keluarga yang perlahan memudar menjadi asing. Dalam kumpulan cerpen ini, setiap tokoh melangkah menyusuri labirin emosi mereka sendiri. Mereka adalah para perajut sepi, yang dengan jemari gemetar mencoba menyulam kembali retakan-retakan di dinding rumah mereka. Menyulam Riuh dalam Sunyi akan menemanimu melihat bahwa di balik setiap keheningan selalu ada jeritan untuk didengar. Mari masuk ke dalam sunyi dan dengarkan riuhnya!
Mitos dan Ritus Sendang Seliran: Tafsir Strukturalisme Levi-Strauss terhadap Perilaku Sosial
Nama Penulis: Lailul Ilham
Tebal Buku: 128 halaman
Ukuran Buku: 13x20 cm
ISBN: 978-634-04-5288-4 (Cetak) / 978-634-04-5287-7 (E-book)
Kehidupan sosial manusia tidak semata dibentuk oleh hukum, peraturan, atau sistem administratif yang mengatur perilaku warga dalam bingkai formal. Di balik tatanan yang tampak rasional itu, terdapat lapisan makna yang lebih dalam, yaitu sebuah kesadaran bersama yang tumbuh dan diwariskan dari generasi ke generasi melalui cerita-cerita, simbol, dan ritus kebudayaan. Kesadaran ini sering kali bersumber dari mitos maupun legenda lokal yang aktif di dalam imajinasi masyarakat. Cerita-cerita itu membentuk cara pandang masyarakat terhadap alam, lingkungan, dan sesama.
Buku ini berangkat dari pandangan tersebut. Sebuah usaha menelusuri bagaimana mitos Sendang Seliran bukan sekadar cerita turun-temurun, tetapi juga menjadi pedoman tak tertulis yang mengatur laku sosial dan ritus keseharian. Sendang Seliran adalah sebuah situs bersejarah berupa kolam pemandian yang berada di Kotagede, Yogyakarta. Situs ini terletak tepat di sebelah selatan kompleks Makam Raja‑raja Mataram Kotagede. Dalam cerita mitologis, masyarakat meyakini bahwa sendang ini dibangun oleh Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Islam, dan digunakan sebagai tempat bersuci atau ritual sebelum melakukan kegiatan spiritual. Diyakini, di dalam sendang bersemayam makhluk penjaga berupa “lele putih” sebagai simbol penjaga keseimbangan serta penanda kesucian tempat ini. Kehadiran makhluk ini menegaskan bahwa sendang bukan hanya sumber air secara fisik, tetapi juga pusat energi spiritual yang menjaga tatanan kehidupan masyarakat sekitar.
Motor Tua Bapak
Buku ini mengajak Anda menyelami dunia orang lain, namun pada akhirnya menemukan diri sendiri. Setiap cerita adalah lentera kecil yang menuntun di tengah keraguan, dan setiap emosi yang terpaut adalah pengingat: bahwa kita tidak pernah sendiri dalam pencarian makna. Di balik setiap cerita dalam buku ini, bersemayam potongan hidup yang lahir dari pengalaman nyata, bukan sekadar fiksi yang selesai di halaman terakhir. Di sini, tawa berjumpa tangis, rasa takut berdampingan dengan keberanian, dan kebahagiaan tumbuh di antara luka-luka kecil yang pernah singgah.
Penulis: Yoga Yusuf Permana
Tebal: 96 halaman
Ukuran: 13 x 20 cm
Cetakan 1, Agustus 2025
ISBN Cetak: 978-634-04-2083-8
ISBN Digital: 978-634-04-2082-1




